Senin, 27 Juni 2016

10 Cara Cek Keaslian Samsung Galaxy J7

Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 merupakan smartphone Flash Ship yang cukup laris manis di Indonesia karena device ini dianggap sesuai dengan kebutuhan bagi mereka yang menyukai selfie karena perangkat ini mengusung kamera depan dengan lensa 5 mega pixel dan LED Flash yang menjadi daya tarik utama device ini. Kesuksesan ponsel pintar berlayar 5,5 inchi ini ditakutkan akan memicu kemunculan smartphone palsu yang menyerupai HP tersebut.

Samsung Galaxy J7

Bagaimana tidak, para oknum-oknum membuat berbagai produk smartphone tiruan berdasarkan pada tingkat kesuksesan suatu device di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran produk Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 palsu sangat memungkinkan di Indonesia. Apalagi perangkat ini tergolong smartphone hight-end yang bisa membawa keuntungan bagi si pelaku kejahatan. Sebagai konsumen yang cerdas pengguna perlu mengetahui cara cek keaslian Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 demi keamanan sebelum membeli.


Samsung Galaxy J7 2016

Masih ingat tentang postingan sebelumnya mengenai 10 Cara Membedakan Samsung J1 Asli dan Palsu. Nah postingan yang mengulas perbedaan antara Samsung Galaxy J7 dan J7 2016 asli dan palsu ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya dengan tujuan untuk mengetahui ciri Samsung Galaxy J7 asli dan Samsung Galaxy J7 2016 asli sehingga anda terhindar dari kasus penipuan. Berikut ini Bedakan Smartphone membuat artikel tentang 10 cara cek keaslian Samsung Galaxy J7:


1. Kamera Utama
Perbedaan antara Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 asli dan palsu dapat dilihat dari kwalitas kamera utama. Kedua smartphone ini sama-sama memiliki kamera pada bagian belakang berlensa 13 mega pixel dengan kemampuan f/1.9, 28mm, autofocus, LED flash, dan ditambah dengan fitur Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama serta mampu merekam video hingga 1080p@30fps. Ketika digunakan untuk melakukan foto hasilnya cukup bagus dengan pencahayaan yang natural. Apabila Samsung Galaxy J7 dan J7 2016 palsu telah beredar dimasyarakat, coba anda gunakan kamera belakangnya apakah hasilnya bagus atau tidak.

2. Kamera Depan
Untuk menyasar pengguna selfie, Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 dibenamkan dengan kamera berlensa 5 mega pixel ditambah dengan dukungan f/2.2, 23mm, dan LED flash sehingga mampu berselfie ria bahkan ditempat yang gelap sekalipun. Ciri Samsung Galaxy J7 palsu dan Samsung Galaxy J7 2016 palsu pasti tidak memiliki fitur selengkap di atas, hal itu dilakukan oleh si pelaku untuk mengurangi biaya produksi.

3. Kapasitas RAM
Hal lain yang dapat dijadikan perbandingan antara Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 asli dan palsu adalah melalui kapasitas RAM. Biasanya jika produk-produk palsu selalu menggunakan RAM yang kecil yakni 512 MB dan yang paling tinggi biasanya 1 GB saja. Samsung Galaxy J7 asli menggunakan RAM berkapasitas 1,5 GB, dan Samsung Galaxy J7 2016 memakai RAM 2GB. Apabila smartphone Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 yang anda miliki kapasitas RAM-nya tidak demikian maka anda patut curiga.

4. Memori Internal
Cara membedakan Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 replika / palsu dapat dilihat juga melalui kapasitas memori internalnya. Disni juga yang paling sering digunakan oleh pelaku agar smartphone palsu yang mereka jual bisa dibadrol dengan harga murah. Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 asli menggunakan internal 16GB. Biasanya smartphone tiruan menggunakan memori internal paling besar itu 4GB lebih dari itu mereka tentu tidak mau karena takut rugi.

5. Versi OS Android
Nah disini juga paling sering diincar oleh pelaku kejahatan agar smartphone yang mereka jual bisa berharga murah. Samsung Galaxy J7 asli menggunakan Android OS versi 5.1 (lollipop) dan Samsung Galaxy J7 2016 memakai Android OS, v6.0.1. Nah yang sering digunakan pada produk Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 tiruan atau palsu adalah versi Android yang sudah lama meluncur seperti Jelly Bean atau Kitket.

6. Chipset, CPU dan GPU
Samsung Galaxy J7 asli menggunakan Chipset Qualcomm MSM8939 Snapdragon 615, kecepatan CPU Octa-core 1.5 GHz Cortex-A53 dan untuk mengolah grafis smartphone ini menggunakan GPU Adreno 405. Sedangkan pada J7 2016 memakai Chipset Qualcomm MSM8952 Snapdragon 617 dan CPU Octa-core 1.6 GHz Cortex-A53 serta kemampuan grafis Adreno 405. Coba anda lihat device yang anda miliki, apabila hardware tidak sama dengan di atas pasti itu smartphone Samsung Galaxy J7 supercopy atau palsu.

7. Fitur Jaringan
Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 asli support berbagai jaringan dari 2G hingga 4G dan mendukung Wifi serta bisa digunakan sebagai Hotspot. Biasanya smartphone Samsung Galaxy J7 KW / palsu paling banter hanya memakai jaringan 3G saja dan tidak mendukung Wifi serta hotspot. Silahkan cek smartphone anda.

8. Ada Radio
Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 asli memiliki pemutar radio khas bawaan Samsung. Biasanya juga smartphone Samsung Galaxy J7 kloning sangat malas menyematkan fitur pemutar radio pada perangkat tersebut. Coba anda cek Samsung Galaxy J7 yang anda miliki, apakah ada radio? Jika tidak itu pasti produk supercopy.

9. Koneksi
Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 asli menggunakan koneksi Bluetooth versi 4.1 dan support NFC yang memungkinkan mengirim foto super cepat dengan hanya sekali sentuh saja. biasanya lagi, Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 palsu juga malas menyematkan NFC ke dalam perangkatnya. Kalau mereka memasang semua fitur sama persis pasti mereka akan rugi.

10. Cek IMEI
Cara paling ampuh cek keaslian Samsung Galaxy J7 atau Samsung Galaxy J7 2016 adalah dengan mengetahui IMEI.  Cara cek kode IMEI Samsung Galaxy J7 dan Samsung Galaxy J7 2016 cukup dengan menekan tombol *#06# maka akan muncul kode unik yang hanya dimiliki oleh smartphone Samsung Galaxy J7 atau J7 2016 anda saja. Silahkan anda cocokkan dengan IMEI di box kardus pembelian dan cocokkan juga di website resmi Samsung.  Apabila Samsung Galaxy J7 atau J7 2016 anda memang benar-benar asli maka keduanya akan cocok. Apabila smartphone yang anda miliki ternyata tiruan, maka hasilnya pasti failed.

Kesimpulan
Semua perbedaan antara Samsung Galaxy J7 asli dan palsu yang disebutkan di atas adalah berdasarkan pada software dan hardware. Perbedaan secara fisik belumlah di bahas mengingat penulis harus membandingkan kedua smartphone antara asli dan palsu secara nyata dan disertai dengan bukti berupa gambar hasil pengamatan.

Apabila anda memiliki bukti gambar cara membedakan secara fisik antara Samsung J7 asli dan palsu mohon untuk memberitahukan penulis sehingga bisa diposting dikemudian hari. Oh iya, Sumber artikel di atas di ambil dari GSMArena yang merupakan website terpercaya khusus membahas handphone dan website ini sudah berskala internasional. Sehingga mengenai ke akuratan data sangat dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah anda melakukan 10 Cara Cek Keaslian Samsung Galaxy J7 di atas sekarang anda pasti sudah bisa menentukan apakah smartphone yang anda miliki itu benar-benar original atau tidak. Anda juga bisa share ke teman-teman anda agar mereka juga bisa membuktikan sendiri dengan cara cek keaslian smartphone, apakah Samsung Galaxy J7 atau Samsung Galaxy J7 2016 yang mereka miliki asli atau tiruan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar